Askha Consulting | ISO 27000 series adalah kumpulan standar internasional yang membahas keamanan informasi, keamanan siber, dan perlindungan privasi. Keluarga ini tidak hanya terdiri dari ISO/IEC 27001, tetapi mencakup berbagai standar yang memiliki fungsi berbeda, mulai dari konsep dasar ISMS, persyaratan sistem manajemen, pengendalian keamanan informasi, manajemen risiko, audit, cloud security, hingga privacy information management. Bagi perusahaan, memahami keluarga ISO 27000 penting agar tidak salah memilih standar. Tidak semua organisasi harus menerapkan seluruh standar dalam seri ini. ISO/IEC 27001:2022 menjadi standar utama ketika organisasi ingin membangun dan mengelola Information Security Management System (ISMS) atau Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI).
Apa Itu ISO 27000 Series?
ISO 27000 series atau ISO/IEC 27000 family merupakan kumpulan standar yang dikembangkan untuk membantu organisasi mengelola keamanan informasi secara sistematis.
Kumpulan standar ini dikembangkan oleh ISO/IEC JTC 1/SC 27, yang berfokus pada information security, cybersecurity, dan privacy protection. ISO menjelaskan bahwa keluarga ini mencakup berbagai standar untuk membantu organisasi mengelola keamanan aset seperti informasi keuangan, intellectual property, data karyawan, dan informasi yang dipercayakan pihak ketiga.
Hubungan sederhananya dapat dipahami seperti ini:
ISO 27000 → memahami konsep dan hubungan keluarga standar
ISO 27001 → menetapkan persyaratan ISMS
ISO 27002 → memberikan panduan pengendalian keamanan informasi
ISO 27005 → memberikan panduan pengelolaan risiko keamanan informasi
ISO 27017 → fokus pada keamanan layanan cloud
ISO 27018 → fokus pada perlindungan PII di public cloud
ISO 27701 → fokus pada Privacy Information Management System
Perlu diperhatikan bahwa beberapa standar dalam keluarga ini telah mengalami pembaruan. Karena itu, referensi lama yang masih menggunakan versi sebelumnya perlu diverifikasi sebelum digunakan.
Baca Juga : ISO 27001: Pengertian, Manfaat, Persyaratan, dan Cara Implementasinya
ISO 27000 Series Digunakan untuk Apa?
Secara umum, standar ISO 27000 membantu organisasi membangun pendekatan yang terstruktur terhadap keamanan informasi.
Penerapannya dapat mendukung organisasi dalam:
- Menetapkan sistem manajemen keamanan informasi.
- Mengidentifikasi dan mengelola risiko keamanan informasi.
- Menentukan pengendalian keamanan yang sesuai.
- Mengelola keamanan informasi pada layanan cloud.
- Mengelola aspek privasi dan data pribadi.
- Melakukan audit terhadap ISMS.
- Meningkatkan tata kelola keamanan informasi.
- Mendukung peningkatan berkelanjutan sistem keamanan informasi.
Namun, masing-masing standar memiliki tujuan berbeda. Karena itu, perusahaan tidak perlu otomatis menerapkan seluruh ISO 27000 series.
Daftar Standar ISO 27000 Series
Berikut beberapa standar penting dalam keluarga ISO/IEC 27000 yang relevan untuk dipahami perusahaan.
ISO/IEC 27000:2026 — Overview
ISO/IEC 27000:2026 merupakan edisi terbaru untuk standar ISO 27000 dan diterbitkan pada Juli 2026. Standar ini memberikan gambaran mengenai konsep, prinsip, serta hubungan antarstandar dalam keluarga ISO/IEC 27000.
Berbeda dengan versi 2018, ISO/IEC 27000:2026 lebih menekankan overview, concepts, dan relationships, bukan terutama sebagai dokumen terminologi.
Fungsi: membantu pengguna memahami bagaimana berbagai standar ISMS dalam keluarga ISO 27000 saling berhubungan.
ISO/IEC 27001:2022 — Requirements
ISO/IEC 27001:2022 adalah standar yang menetapkan persyaratan untuk Information Security Management System (ISMS). Standar inilah yang menjadi acuan utama ketika organisasi ingin membangun sistem manajemen keamanan informasi dan memperoleh sertifikasi ISO/IEC 27001.
Di Indonesia, SNI ISO/IEC 27001:2022 tercatat berstatus berlaku di BSN.
Fungsi: menetapkan persyaratan yang harus dipenuhi organisasi dalam membangun, menerapkan, memelihara, dan meningkatkan ISMS.
ISO/IEC 27002:2022 — Information Security Controls
ISO/IEC 27002:2022 berfokus pada information security controls.
Jika ISO 27001 memberikan persyaratan sistem manajemen, ISO 27002 memberikan panduan yang lebih spesifik mengenai pengendalian keamanan informasi yang dapat digunakan organisasi sesuai konteks dan kebutuhannya.
Fungsi: membantu organisasi memahami dan menerapkan pengendalian keamanan informasi.
ISO/IEC 27005:2022 — Information Security Risk Management
ISO/IEC 27005:2022 memberikan panduan mengenai pengelolaan risiko keamanan informasi.
Standar ini mendukung penerapan ISMS berbasis ISO 27001 dan mencakup pendekatan terhadap identifikasi, penilaian, serta penanganan risiko keamanan informasi.
Fungsi: membantu organisasi mengelola risiko keamanan informasi secara sistematis.
ISO/IEC 27006-1:2024 — Certification Bodies
ISO/IEC 27006-1:2024 menetapkan persyaratan tambahan bagi badan yang melakukan audit dan sertifikasi ISMS berdasarkan ISO/IEC 27001. Standar ini melengkapi ISO/IEC 17021-1.
Fungsi: mendukung kompetensi, konsistensi, dan impartiality badan sertifikasi ISMS.
Standar ini lebih relevan bagi certification body dan accreditation body daripada perusahaan yang sedang menerapkan ISO 27001.
ISO/IEC 27007:2020 — ISMS Auditing
ISO/IEC 27007:2020 memberikan panduan untuk program audit ISMS, pelaksanaan audit, dan kompetensi auditor ISMS. Standar ini dapat digunakan untuk memahami audit internal maupun eksternal ISMS.
Saat ini ISO/IEC 27007:2020 masih berstatus published, tetapi sedang dalam proses revisi melalui draft ISO/IEC DIS 27007.
ISO/IEC 27017:2026 — Cloud Services
Untuk organisasi yang menggunakan atau menyediakan layanan cloud, ISO/IEC 27017:2026 memberikan panduan pengendalian keamanan informasi yang berkaitan dengan layanan cloud.
Standar ini dibangun berdasarkan ISO/IEC 27002 dan memberikan panduan tambahan serta kontrol yang spesifik terhadap lingkungan cloud, termasuk pembagian tanggung jawab antara cloud service provider dan cloud service customer.
Perlu diperhatikan bahwa ISO/IEC 27017:2015 sudah withdrawn dan digantikan oleh ISO/IEC 27017:2026.
ISO/IEC 27018:2025 — PII dalam Public Cloud
ISO/IEC 27018:2025 memberikan panduan untuk perlindungan Personally Identifiable Information (PII) ketika diproses dalam public cloud oleh organisasi yang bertindak sebagai PII processor.
Edisi 2025 telah menggantikan ISO/IEC 27018:2019 dan diselaraskan dengan ISO/IEC 27002:2022.
Fungsi: membantu organisasi menangani perlindungan PII dalam konteks layanan public cloud.
ISO/IEC 27701:2025 — Privacy Information Management
ISO/IEC 27701:2025 merupakan standar untuk Privacy Information Management System (PIMS).
Standar ini menetapkan persyaratan dan memberikan panduan bagi organisasi dalam mengelola informasi pribadi atau PII. Edisi 2025 juga berbeda secara signifikan dari edisi sebelumnya karena telah menjadi standar manajemen yang dapat berdiri sendiri, meskipun tetap dirancang agar dapat terintegrasi dengan ISO/IEC 27001.
Catatan penting: ISO/IEC 27701:2019 sudah withdrawn dan digantikan oleh ISO/IEC 27701:2025.
ISO 27000 vs ISO 27001 vs ISO 27002
Ketiga standar ini sering dianggap sama karena memiliki nomor yang berdekatan. Padahal, fungsinya berbeda.
|
Standar |
Fokus |
Fungsi |
|---|---|---|
|
ISO/IEC 27000:2026 |
Overview |
Memahami konsep dan hubungan keluarga ISMS |
|
ISO/IEC 27001:2022 |
Requirements |
Menetapkan persyaratan ISMS |
|
ISO/IEC 27002:2022 |
Controls |
Memberikan panduan pengendalian keamanan informasi |
|
ISO/IEC 27005:2022 |
Risk |
Panduan pengelolaan risiko keamanan informasi |
Jadi, jika perusahaan bertanya “standar mana yang menjadi dasar sertifikasi ISMS?”, jawabannya adalah ISO/IEC 27001, bukan ISO 27000 atau ISO 27002.
Baca Juga : ISO 27001 vs ISO 27002: Apa Perbedaan dan Kapan Menggunakannya?
Apakah Perusahaan Harus Menerapkan Semua ISO 27000 Series?
Tidak.
ISO/IEC 27000 family terdiri dari berbagai standar dengan fungsi yang berbeda. Perusahaan dapat memilih standar yang relevan dengan kebutuhan organisasi.
Contohnya:
- Perusahaan yang ingin membangun ISMS → ISO/IEC 27001.
- Perusahaan yang membutuhkan panduan security controls → ISO/IEC 27002.
- Perusahaan yang ingin memperkuat information security risk management → ISO/IEC 27005.
- Organisasi dengan lingkungan cloud → ISO/IEC 27017.
- Organisasi yang mengelola PII dalam public cloud → ISO/IEC 27018.
- Organisasi yang membutuhkan sistem manajemen privasi → ISO/IEC 27701.
Dengan demikian, penerapan standar sebaiknya dimulai dari kebutuhan organisasi, bukan dari anggapan bahwa seluruh keluarga ISO 27000 harus diterapkan sekaligus
Standar ISO 27000 Mana yang Dibutuhkan Perusahaan?
Gunakan pendekatan sederhana berikut:
|
Kebutuhan Organisasi |
Standar yang Relevan |
|---|---|
|
Membangun ISMS |
ISO/IEC 27001 |
|
Memahami keluarga ISMS |
ISO/IEC 27000 |
|
Menentukan dan memahami controls |
ISO/IEC 27002 |
|
Mengelola risiko keamanan informasi |
ISO/IEC 27005 |
|
Audit ISMS |
ISO/IEC 27007 |
|
Sertifikasi ISMS oleh certification body |
ISO/IEC 27006-1 |
|
Keamanan layanan cloud |
ISO/IEC 27017 |
|
Perlindungan PII pada public cloud |
ISO/IEC 27018 |
|
Privacy Information Management |
ISO/IEC 27701 |
Pemilihannya tetap perlu mempertimbangkan konteks organisasi, risiko, kebutuhan pelanggan, kontrak, regulasi, dan tujuan bisnis.
Baca Juga: ISO 27005: Panduan Manajemen Risiko Keamanan Informasi
FAQ
Apa itu ISO 27000 series?
ISO 27000 series adalah keluarga standar internasional yang membahas keamanan informasi, keamanan siber, dan perlindungan privasi. Keluarga ini mencakup standar seperti ISO 27000, ISO 27001, ISO 27002, ISO 27005, ISO 27017, ISO 27018, dan ISO 27701.
ISO 27000 series terdiri dari apa saja?
ISO 27000 series terdiri dari berbagai standar dengan fungsi berbeda. Beberapa yang paling dikenal adalah ISO/IEC 27000 untuk overview, ISO/IEC 27001 untuk persyaratan ISMS, ISO/IEC 27002 untuk controls, ISO/IEC 27005 untuk risiko, serta standar khusus seperti ISO/IEC 27017, 27018, dan 27701.
Apa perbedaan ISO 27000 dan ISO 27001?
ISO/IEC 27000:2026 memberikan overview mengenai konsep dan hubungan dalam keluarga standar ISMS, sedangkan ISO/IEC 27001:2022 menetapkan persyaratan untuk membangun dan mengelola ISMS.
Apa perbedaan ISO 27001 dan ISO 27002?
ISO/IEC 27001 menetapkan persyaratan ISMS, sedangkan ISO/IEC 27002 memberikan panduan mengenai pengendalian keamanan informasi. ISO 27002 mendukung organisasi dalam memahami dan menerapkan controls yang relevan.
Apakah perusahaan harus menerapkan semua ISO 27000 series?
Tidak. Perusahaan tidak wajib menerapkan seluruh standar dalam keluarga ISO 27000. Standar dipilih berdasarkan kebutuhan, risiko, konteks bisnis, persyaratan pelanggan, kontrak, regulasi, dan tujuan organisasi.
Kesimpulan
ISO 27000 series bukan satu standar tunggal, melainkan kumpulan standar yang membantu organisasi mengelola keamanan informasi, keamanan siber, dan aspek privasi.
Di antara keluarga tersebut, ISO/IEC 27001:2022 merupakan standar utama yang menetapkan persyaratan ISMS. Sementara itu, ISO/IEC 27002 membantu memahami pengendalian keamanan, ISO/IEC 27005 mendukung pengelolaan risiko, dan standar seperti ISO/IEC 27017, ISO/IEC 27018, serta ISO/IEC 27701 memberikan fokus pada kebutuhan yang lebih spesifik.
Memahami perbedaan setiap standar membantu perusahaan menentukan standar ISO untuk keamanan informasi yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan organisasi.
Jika perusahaan ingin memahami ISO 27001 lebih mendalam dan bagaimana penerapannya dalam organisasi, Anda dapat mempelajari program pelatihan ISO 27001 Askha Consulting yang relevan dengan kebutuhan pengembangan kompetensi tim..
Askha Consulting
𝙏𝙖𝙠𝙞𝙣𝙜 𝙔𝙤𝙪 𝙏𝙤 𝙏𝙝𝙚 𝙉𝙚𝙭𝙩 𝙇𝙚𝙫𝙚𝙡!